Keterwakilan Pemuda Perlu Dipikirkan
SURABAYA-Seiring mencuatnya sorotan tentang pentingnya keterwakilan perempuan dalam kursi anggota legislatif sebanyak 30 persen, mendapat tanggapan tersendiri dari anggota Komisi E DPRD Jatim, Rivo Henardus SH MHum. Menurut Rivo, seharusnya tak hanya keterwakilan perempuan saja, namun juga perlu dipikirkan pentingnya keterwakilan pemuda dalam anggota legislatif. ''Dengan diberinya kesempatan untuk pemuda duduk di anggota dewan, ini tentu saja menjadi sebuah regenerasi yang penting. Sebab, tidak mungkin nanti yang akan dipilih hanya orang-orang itu-itu saja," kata anggota dewan yang berasal dari Partai Demokrat ini.Menurut Rivo, sudah waktunya para pemuda untuk ikut peduli dan ambil bagian dalam parlemen. Selama ini, masih ada kesan bahwa para pemuda hanya aktif di parlemen jalanan saja, namun terkesan cuek dengan parlemen yang sebenarnya ikut mengambil keputusan di bidang pemerintahan. Tentu saja, untuk menciptakan hal semacam ini, partai politik harus bersikap fair. Artinya, parpol harus memberi kesempatan yang sama untuk para pemuda berkiprah di panggung politik. Jangan sampai, ketika ada anak muda yang mau muncul ke permukaan untuk berpolitik, malah dihalang-halangi oleh parpol. Tak bisa dipungkiri, bahwa keberadaan pemuda sangat penting di parlemen. Sebab, untuk menjadi anggota dewan, membutuhkan tenaga yang kuat dan aktif untuk turun ke bawah mendengar keluh kesah konstituen. Selain itu, mereka juga memiliki pemikiran-pemikiran yang fresh. Nah, untuk mewujudkannya, tentu saja perlu ada regulasi dari pemerintah dan DPR RI untuk mewujudkannya. ''Kalau sudah terlalu tua terus dipertahankan, nanti gimana jadinya. Seperti contoh konkret wakil ketua MA Harifin A Tumpa yang sempat terjatuh ketika akan melantik enam hakim agung itu," tutur Rivo.Dan tentang potensi kaum muda pun, sebenarnya tak diragukan lagi. Saat ini banyak pemuda yang aktif di organisasi-organisasi kepemudaan dan punya potensi besar. Jika kemudian mereka diberi kesempatan untuk turut berkiprah di panggung politik, yang pasti akan turut mewarnai keputusan pemerintah.''Sekarang tinggal menunggu sikap dari parpol-parpol untuk mewadahi mereka," tambah Politikus alumni Ubaya ini.Selama ini, tak semua parpol terkesan welcome dengan para pemuda yang punya potensi besar. Hanya ada beberapa parpol yang memberi kesempatan dan mendukung adanya penyegaran generasi. ''Kalau memang kualitasnya bagus, meski masih muda, pasti bisa terpilih," terangnya. (nin)--Radar Surabaya
Teks foto: Abdullah Munir/radar surabaya
Rivo Henardus SH MHum ketika memberi wawasan tentang Pemuda dalam dunia politik di Kampus Untag Surabaya.

0 komentar:
Posting Komentar