Demokrat Angkat Topi untuk Khofifah
Surabaya- Partai Demokrat angkat topi untuk Khofifah Indar Parawangsa. Sebagai tokoh perempuan, Khofifah telah membuktikan kapasitas dirinya dengan perolehan suara dalam pilkada Jatim. "Meski pun kalah, tapi perolehan suaranya sangat fantastis, bahkan hampir mengalahkan KarSa," kata Wakil Ketua Bapilu Partai Demokrat, Suhartono Wijaya. Suhartono menilai Khofafah bagitu juga Syaifullah Yusuf adalah aset warga Jatim. Mereka adalah pemimpin muda yang telah teruji reputasinya. Terkait dengan indikasi kecurangan yang berhasil dibongkar tim Khofifah-Mudjiono (KaJi) dalam coblosan ulang, DPD Partai Demokrat (PD) Jatim sebagai salah satu partai politik pengusung pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) tak mempermasalahkan jika Ka-Ji mengajukan gugatan. "Kalau menilai masih ada kesalahan, silakan mengajukan gugatan," cetus Penasehat Fraksi Demokrat Keadilan (FDK) DPRD Jatim ini.Hanya saja jika bisa pasangan Ka-Ji menerima hasil coblosan dengan sportif dan legowo. "Seperti permainan bola, jika ada pelanggaran tak harus permainan itu dibatalkan oleh wasit. Setiap pertandingan ada menang ada kalah," kata praktisi hukum ini.Sementara itu Anggota Fraksi Demokrasi Keadilan DPRD Jatim Rivo Hernandus berharap pasangan KarSa segera ancang-ancang merealisasikan janji janji kampanye. Tuntutan ini disampaikan sebagai kelanjutan kemenangan KarSa pada pemungutan suara ulang. "KarSa sekarang bukan lagi milik pendukung dan tim suksesnya. Tapi milik masyarakat Jatim. Karena itu,salah satu janji kampanye KarSa yang harus segera diwujudkan adalah pembukaan rumah KarSa atau semacam open house. Dengan cara ini, KarSa bisa mendengar dan menampung semua aspirasi warga," paparnya.Partai Demokrat bersama Partai Amanat Nasional (PAN) yang didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung KarSa untuk Pilgub Jatim. Ketika melaju ke putaran kedua, mereka mendapat modal dukungan dari PKB (pro- Muhaimin Iskandar dan pro- Gus Dur) dan Partai Golkar. Sementara Ka-Ji yang diusung koalisi Jatim Bangkit akhirnya disokong PDIP. Dalam coblosan ulang di Bangkalan dan Sampang, Ka-Ji sementara ini mau tak mau harus kembali mengakui keunggulan KarSa.(rtn)

0 komentar:
Posting Komentar