Rivo: Tak Ada Jaminan Elite Politik Pengaruhi Massa Bawah dalam Pilgub Jatim
Berita Utama Jatim
SURABAYA- Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan akhirnya secara resmi memberikan dukungan kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 4 November mendatang.
"Rapat DPP PDIP tadi siang secara resmi memberikan dukungan kepada Bu Khofifah," kata Ketua DPP PDIP Megawati Soekarnoputri setelah melakukan tahlil dan pembacaan doa di makam ayahnya, Soekarno, di Bendogerit, Blitar, kemarin.
Saat di Blitar, Megawati didampingi Puan Maharani, putrinya, dan Khofifah. Atas dukungan PDIP ini, Khofifah optimistis bisa menang dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur. "PDIP partai besar dan diperhitungkan," kata Khofifah.
Keputusan DPP PDIP mendukung Khofifah dituangkan dalam surat nomor 2437/in/DPP PDI-P/10/2008. Dalam surat itu, DPP PDIP memerintahkan semua kadernya, dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota, untuk menyukseskan kemenangan Kaji.
Ketua DPD PDIP Jawa Timur Sirmadji mengatakan dukungan diberikan karena dua pertimbangan, yaitu adanya kesamaan visi dan misi antara Kaji dan PDIP, khususnya untuk menyukseskan pemilihan umum dan pemilihan presiden 2009.
Selain itu, kata Sirmadji, PDIP melihat adanya kesamaan komunitas antara masyarakat pendukung Kaji dan konstituen PDIP. "Kami akan menggerakkan semua mesin politik partai demi kemenangan Kaji," katanya.
Dengan dukungan PDIP, Sirmadji yakin Kaji bisa menang dalam pemilihan gubernur putaran kedua. "Sebab, suara kami (pasangan Sutjipto-Ridwan Hisjam, yang didukung PDIP) dalam pemilihan putaran pertama menjadi pemenang ketiga," katanya.
Selain mengantongi suara terbesar ketiga dalam pemilihan gubernur putaran pertama, basis dukungan Khofifah adalah komunitas nahdliyin (NU). "Sebagian besar massa PDIP di akar rumput, juga warga NU," ujar Sirmadji.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kabupaten Probolinggo Kusnan menyatakan bakal mematuhi instruksi DPP PDIP untuk mendukung Kaji. "Kami akan mendukung keputusan DPP," kata Kusnan.
Penanggung jawab tim pemenangan Kaji, Romahur Muzy, menyambut gembira dukungan PDIP kepada Kaji. Menurut dia, dukungan PDIP kepada Kaji itu berkat pendekatan tim Kaji secara intensif kepada PDIP sejak empat hari setelah pemilihan Gubernur Jawa Timur putaran pertama yang lalu. "Dengan dukungan ini, kami optimistis menang," katanya.
Sementara itu, tim pemenangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf (Karsa) tidak mengkhawatirkan dukungan PDIP kepada Kaji. "Tak ada jaminan dukungan elite akan mempengaruhi pilihan massa bawah," kata anggota tim pemenangan Karsa, Rivo Henardus.
Menurut dia, meski dalam pemilihan gubernur putaran pertama calon dari PDIP (Sutjipto-Ridwan Hisjam) mampu mengantongi suara terbesar ketiga, dalam pemilihan gubernur putaran kedua nanti tidak ada jaminan suara tersebut dialihkan kepada pasangan Kaji. "Apalagi ada beberapa cabang PDIP yang mendukung Karsa" katanya.DWIJO ROHMAN KUKUH DINI DAVID.
"Rapat DPP PDIP tadi siang secara resmi memberikan dukungan kepada Bu Khofifah," kata Ketua DPP PDIP Megawati Soekarnoputri setelah melakukan tahlil dan pembacaan doa di makam ayahnya, Soekarno, di Bendogerit, Blitar, kemarin.
Saat di Blitar, Megawati didampingi Puan Maharani, putrinya, dan Khofifah. Atas dukungan PDIP ini, Khofifah optimistis bisa menang dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur. "PDIP partai besar dan diperhitungkan," kata Khofifah.
Keputusan DPP PDIP mendukung Khofifah dituangkan dalam surat nomor 2437/in/DPP PDI-P/10/2008. Dalam surat itu, DPP PDIP memerintahkan semua kadernya, dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota, untuk menyukseskan kemenangan Kaji.
Ketua DPD PDIP Jawa Timur Sirmadji mengatakan dukungan diberikan karena dua pertimbangan, yaitu adanya kesamaan visi dan misi antara Kaji dan PDIP, khususnya untuk menyukseskan pemilihan umum dan pemilihan presiden 2009.
Selain itu, kata Sirmadji, PDIP melihat adanya kesamaan komunitas antara masyarakat pendukung Kaji dan konstituen PDIP. "Kami akan menggerakkan semua mesin politik partai demi kemenangan Kaji," katanya.
Dengan dukungan PDIP, Sirmadji yakin Kaji bisa menang dalam pemilihan gubernur putaran kedua. "Sebab, suara kami (pasangan Sutjipto-Ridwan Hisjam, yang didukung PDIP) dalam pemilihan putaran pertama menjadi pemenang ketiga," katanya.
Selain mengantongi suara terbesar ketiga dalam pemilihan gubernur putaran pertama, basis dukungan Khofifah adalah komunitas nahdliyin (NU). "Sebagian besar massa PDIP di akar rumput, juga warga NU," ujar Sirmadji.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kabupaten Probolinggo Kusnan menyatakan bakal mematuhi instruksi DPP PDIP untuk mendukung Kaji. "Kami akan mendukung keputusan DPP," kata Kusnan.
Penanggung jawab tim pemenangan Kaji, Romahur Muzy, menyambut gembira dukungan PDIP kepada Kaji. Menurut dia, dukungan PDIP kepada Kaji itu berkat pendekatan tim Kaji secara intensif kepada PDIP sejak empat hari setelah pemilihan Gubernur Jawa Timur putaran pertama yang lalu. "Dengan dukungan ini, kami optimistis menang," katanya.
Sementara itu, tim pemenangan Soekarwo-Syaifullah Yusuf (Karsa) tidak mengkhawatirkan dukungan PDIP kepada Kaji. "Tak ada jaminan dukungan elite akan mempengaruhi pilihan massa bawah," kata anggota tim pemenangan Karsa, Rivo Henardus.
Menurut dia, meski dalam pemilihan gubernur putaran pertama calon dari PDIP (Sutjipto-Ridwan Hisjam) mampu mengantongi suara terbesar ketiga, dalam pemilihan gubernur putaran kedua nanti tidak ada jaminan suara tersebut dialihkan kepada pasangan Kaji. "Apalagi ada beberapa cabang PDIP yang mendukung Karsa" katanya.DWIJO ROHMAN KUKUH DINI DAVID.
teks foto: Gus Ipul menggalang suara demi kemenangan.

0 komentar:
Posting Komentar